Si Soleh
Dasbor dana sosial AA03 Foundation: tempat santunan bulanan anak yatim, taliasih, dan kas dana sosial dicatat dengan rapi, bisa ditelusuri, dan tetap menjaga data pribadi.
Rp3.100.000
tersalur tahun 2026
0 anak
menerima santunan November 2026
0 keluarga
keluarga asuh yang disantuni bulan ini
Apa itu Si Soleh
Teman-teman, selama ini dana sosial AA03 dicatat di beberapa lembar Excel: daftar anggota, data POTA, dan realisasi sedekah. Semuanya bekerja, tapi nama orang yang sama bisa tertulis berbeda di tiap lembar, tanda "belum dibayar" hanya berupa warna kuning, dan untuk tahu saldo kas kita harus bertanya ke bendahara.
Si Soleh merapikan semua itu menjadi satu tempat:
- Santunan bulanan untuk anak yatim dari keluarga asuh, Rp50.000 per anak setiap bulan, disalurkan setiap tanggal 10.
- Taliasih, bantuan ketika ada kejadian: melahirkan, pernikahan, sakit keras, meninggal, kondisi sulit ekonomi, dan lainnya.
- Kas dana sosial, satu kas bersama yang saldonya bisa dicek kapan saja.
Nama "Si Soleh" juga dipakai untuk asisten digital yang membantu pengurus mengerjakan rutinitas ini. Asisten itu sedang disiapkan dan belum aktif.
Filosofi
Dana ini amanah. Setiap rupiah yang masuk dan keluar tercatat bersama siapa yang mencatatnya dan kapan. Tidak ada catatan yang dihapus; transaksi yang keliru dibatalkan dengan alasan tertulis dan tetap tersimpan, supaya riwayatnya utuh.
Yang dibagikan ke anggota hanya angka, bukan nama. Halaman rekap untuk anggota memakai satu akun bersama. Kami sadar sandi yang dipakai ratusan orang lambat laun akan tersebar, jadi isinya sengaja dibatasi pada hal yang tidak merugikan siapa pun bila tersebar: saldo, total tersalur, jumlah anak dan keluarga, dan grafik bulanan. Tidak ada nama penerima dan tidak ada nominal per keluarga.
Data anak paling dijaga. Nama anak, sekolahnya, nomor HP, alamat, dan nomor rekening keluarga hanya bisa dibuka pengurus. Nomor rekening disimpan terenkripsi, dan setiap kali pengurus membukanya, itu tercatat.
Asisten menyusun, pengurus memutuskan. Si Soleh boleh membantu mencatat, mengingatkan, dan menyusun laporan. Keputusan tentang uang, siapa menerima apa, dan apa yang diumumkan, tetap di tangan pengurus.
Cara kerjanya
Satu bulan di Si Soleh kurang lebih seperti ini:
- Donasi masuk. Sedekah Jama'ah terkumpul lewat koordinator wilayah, lalu bendahara mencatatnya dari mutasi rekening.
- Tanggal 1, tagihan disusun. Sistem menghitung santunan setiap keluarga asuh yang aktif: jumlah anak yang masih aktif dikali Rp50.000.
- Tanggal 10, santunan disalurkan. Pengurus mentransfer atau menyerahkan tunai, lalu menandainya sudah diserahkan. Yang belum diserahkan sesudah tanggal 10 ditandai terlambat.
- Saat ada kabar musibah, kejadian taliasih dicatat dulu. Uangnya keluar ketika pengurus merealisasikannya.
- Pengingat berjalan otomatis: anak yang mendekati akhir sekolah, keluarga yang belum punya rekening, dan perkiraan kebutuhan bulan depan dibanding saldo.
- Anggota melihat rekap, dan pengurus bisa menerbitkan laporan naratif berkala di sana.
Siapa melihat apa:
- Pengurus (beberapa orang, akun masing-masing): semua data dan semua pekerjaan.
- Anggota (satu akun bersama): halaman rekap berisi angka gabungan dan laporan yang sudah disahkan pengurus.
- Asisten Si Soleh: hanya lewat pintu khusus dengan daftar tugas yang terbatas (lihat tanya-jawab di bawah).
Berdonasi
Donasi dana sosial AA03 berjalan lewat Sedekah Jama'ah: setoran rutin bulanan yang dikumpulkan koordinator wilayah. Untuk mendaftar jadi penyetor rutin atau menanyakan cara berdonasi, silakan hubungi pengurus lewat halaman Kontak di situs AA03 Foundation.
Kami sengaja tidak menuliskan nomor rekening di halaman ini. Kalau ada yang mengirim nomor rekening atas nama AA03 lewat jalur lain, pastikan dulu ke pengurus.
Tanya-jawab
Berapa santunan untuk setiap anak? Rp50.000 per anak per bulan, dihitung per anak, bukan per keluarga. Keluarga dengan tiga anak aktif menerima Rp150.000.
Sampai kapan seorang anak menerima santunan? Belum ada batas baku. Saat ini pengurus memutuskan untuk setiap anak. Supaya tidak terlewat, sistem mengingatkan pengurus tiga bulan sebelum seorang anak diperkirakan masuk kelas 12 atau berumur 18 tahun.
Kenapa di rekap tidak ada nama penerima? Karena rekap dibuka dengan satu akun bersama. Kalau sandinya tersebar, yang terlihat hanya angka gabungan, jadi tidak ada keluarga yang dirugikan.
Siapa yang bisa melihat nomor rekening keluarga? Hanya pengurus, dan setiap kali nomor itu dibuka, tercatat siapa yang membukanya dan kapan. Nomornya disimpan terenkripsi. Unduhan data untuk cadangan pun hanya memuat empat angka terakhirnya.
Bagaimana kalau ada salah catat? Transaksi tidak dihapus. Pengurus membatalkannya dengan alasan tertulis, lalu mencatat yang benar. Riwayatnya tetap tersimpan, sehingga bisa ditelusuri kapan dan kenapa dibatalkan.
Apakah Si Soleh memakai kecerdasan buatan (AI)? Ya. Asisten Si Soleh digerakkan model AI yang dijalankan penyedia layanan di luar AA03. Asisten ini sedang disiapkan dan belum aktif.
Data apa yang bisa dibaca AI itu? Nama orang dewasa, yaitu anggota, almarhum, dan wali, bisa terbaca oleh model AI supaya perintah seperti "catat donasi dari Pak Fulan" bisa dipahami. Nama anak, nama sekolah, nomor HP, alamat, email, dan nomor rekening tidak pernah dikirim ke AI. Anak hanya disebut dengan kode seperti "A-12". Aturan ini sudah kami uji dengan data yang sebenarnya.
Apakah Si Soleh bisa mentransfer uang? Tidak. Si Soleh tidak punya kemampuan memindahkan uang, menyetujui catatan, menghapus data, atau menerbitkan laporan. Apa pun yang ia catat berstatus draft dan baru berlaku setelah diperiksa pengurus.
Saya keberatan nama saya terbaca oleh AI. Bagaimana? Sampaikan ke pengurus. Kalau ada keberatan, asisten bisa diatur supaya semua nama hanya muncul sebagai kode.
Bagaimana kalau aplikasi ini tidak dirawat lagi? Seluruh data bisa diunduh pengurus kapan saja dalam satu berkas Excel, jadi data tidak ikut tersandera oleh aplikasinya.